Tuesday, December 18, 2012

Thankful Day

Saya ingat sekali ketika mantan putri Indonesia, Dian Krisna, mendapatkan pertanyaan dari dewan juri dan jawabannya tersebut menghantarkannya pada juara pertama ajang pemilihan putri Indonesia. “Apa yang anda lakukan ketika Melihat Matahari terbit?” Saya tersenyum ketika mendengar pertanyaan tersebut dilemparkan dewan juri dengan seketika.
Dan apa yang anda lakukan ketika melihat matahari terbit?
Seorang teman menjawab, “Apa ya?”
Teman yang lain, “Pengen cepat lihat malam, biar cepat pulang kampung.” Jawabnya sembari tersenyum. Atau seorang teman kebetulan ibu rumah tangga menjawab, “Lari-lari ke bus stop ngantar anak sekolah.”
Saya mulai menghitung hari-hari yang saya lalui. Setelah duapuluh tujuh tahun lebih empat bulan. Apa yang saya lakukan ketika melihat Matahari terbit? Dari hari yang saya lewati, terkadang saya mengeluh. Tentang hari besok yang saya jalani.
Dulu, ketika saya masih kanak dan bahkan kadang hingga sekarang sering kali dalam hati saya berujar, “I hate Monday.” Apalagi ketika masih kuliah di dua tempat. I hate Monday. Setelah libur, rasanya malas sekali untuk memulai rutinitas dan saya akan riang gembira ketika hari jumat atau sabtu tiba. Saya seperti memiliki energi gembira yang luarbiasa. Padahal tak ada yang istimewapun yang saya lakukan.
Atau bahkan hanya kumpl-kumpul dengan teman, yang manfaatnya pun tidak ada. Belum lagi ketika, hari libur panjang, saya masih dibwah selimut. Padahal saya tidak ngantuk. Tapi masih saja saya membuang waktu untuk hal-hal yang tak ada manfaat. Belum lagi saya mengeluh akan keterbatasan waktu, padahal jika saya menghitung, menimbang sana-sini, begitu banyak waktu yang saya terbuang tanpa sesuatu yang berarti.
Hari ini, MAT’s community meeting diadakan. Mulainya, saya menganggap ini adalah meeting seperti biasanya. Tidak ada yang lebih, tapi ternyata saya salah. Meeting ini tidak berjalan seperti biasanya. Hanya saja kami diminta untuk berkelompok, sekitar empat kelompok, dan dipandu oleh seorang instruktur. Tujuan meeting ini agar kita mau berbicara dengan jujur. Apa adanya. Hal yang pertama diminta adalah untuk mengucapkan terima kasih.
Ada banyak ungkapan terima kasih yang saya dengar dari teman-teman kelompok. Orangtua, teman, kekasih dll.
Maka saya teringat akan pertanyaan yang dilontarkan dewan juri pada Dian Krisna. Dan jawabnya adalah terima kasih Ya Allah saya dapat melihat matahari dan kemudian menunaikan shalat Subuh.
Dan untuk hari-hari yang saya lalui, Terima kasih ya Allah untuk hari yang Engkau berikan. Berkahi hari-hari yang saya lalui. Amin

School for International Training
Di sudut Pustaka, September 28, 2006  

Homedecor Ala Seri's Choice

Bagi pencinta drama korea, tentu drama seri Crash Landing On You (CLOY) meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi pecinta drama te...