Wednesday, January 27, 2016

Time Out - Mengelola Emosi demi si Kecil


Saya harus belajar mengelola emosi dalam membesarkan anak-anak. Meskipun bukan juga emak yang serem banget sama anak-anaknya. Terbukti kalau dua bocah di rumah begitu dekat dengan saya sampai segalanya maunya dikerjakan bareng umminya. 

Terlepas dari semua itu, saya masih punya catatan-catatan pribadi tentang emosi yang perlu saya kelola demi anak-anak saya. Khawatirnya persoalan emosi ini akan menjadi bumerang waktu mereka remaja nantinya. 


2 minggu yang lalu beli buku Time Out dalam Parenting. Buku ini bagus. Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Apalagi saya berniat untuk menerapkan model time-out ini tapi masih bingung bagaimana caranya. Dalam buku ini diajarkan apa sebenarnya time-out itu. Ternyata masih jauh dari pikiran saya selama ini mengenai time-out. 

Secara garis besar yang dimaksudkan dengan time-out ini adalah Time-out bukanlah hukuman. Time out adalah teknik untuk membantu anak belajar mengendalikan kemarahan dan menghentikan perilaku buruknya. Yang perlu ditekannya di sini adalah sebelum melakukan time-out anak diajak berdialog terlebih dahulu. Jadi semacam pre time-out, time-out dan after time out. 

Saya mulai berpikir-pikir apakah saya mampu melakukan time-out ini. Apakah ada cara lain untuk mengatasi “nakal-nakalnya” anak-anak?




Homedecor Ala Seri's Choice

Bagi pencinta drama korea, tentu drama seri Crash Landing On You (CLOY) meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi pecinta drama te...