Friday, March 08, 2013

Good Money Habbits

Ceritanya selama beberapa waktu yang lalu, saya lagi menikmati artikel-artikel yang berkenaan dengan keuangan dan pengelolaan, (jadi teringat ketika saya kuliah di ekonomi dulu) dan semangat membaca artikel yang berkenaan dengan keuangan mungkin karena “menjadi ratu rumah tangga” dan juga otomatis menjadi “manager keuangan”. Begitulah kira-kiranya.

Tapi kali ini, saya bukan sedang membahas tentang keuangan rumah tangga he…tapi bagaimana membangun good money habbits sejak sebelum menikah dan sangat berguna kebiasaan ini untuk kamu setelah menikah nantinya. 

Let me begin,

Karena bapak saya bukanlah orang yang bergajian di setiap awal bulan, tentu saja kebiasaan mengatur keuangan di setiap bulan beda. Bisa saja awal bulan saya lagi menipis alias keuangan kempis atau akhir bulan saya makmur…

Karena saya anak pertama, dan kuliah di dua tempat 

Karena adik saya yang kedua dan ketiga kuliah dengan jarak yang dekat dengan saya, 

Maka...saya perlu hati-hati menggunakan uang bulanan yang dikirim orangtua kepada saya yang cukup dan tidak lebih.

Hal yang saya lakukan ketika itu adalah:
1. Saya harus punya tabungan minimal 3 bulan. Jadi kalau terjadi apa-apa dengan ortu saya, saya masih punya saving uang untuk 3 bulan berikutnya sambil ancang-ancang, apa yang akan saya lakukan jika…
2. Saya harus punya komitmen untuk beli baju baru, jilbab baru dan sejenisnya hanya dengan dana hari lebaran yang dikasih ortu. Kalau pun ada keinginan untuk itu, maka saya harus pastikan bahwa saya punya uang yang cukup di tabungan untuk saving ke beberapa bulan dan untuk kebutuhan primer saat itu.
3. Apa yang saya lakukan dipoint no. 2 itu, ternyata dalam financial planning dikenal dengan istilah dana darurat yang harus dimiliki bagi setiap lajang, yang menikah atau sudah pensiun.

Tapi… buat yang katanya bisa makan aja sulit atau bisa pergi kuliah aja sudah Alhamdulillah…oke….ini hal yang paling penting untuk digaris bawahi:

Good money habbits harus dimulai sejak remaja. Maksudnya jika ada uang ditangan tentulah prioritas untuk membeli hal-hal yang primer. Misalnya, sudah ada uang malah beli baju baru, jilbab baru atau ganti HP, beli rokok dan hal lain yang tak penting, seharusnya menabung dulu. Apalagi pemerintah sudah meluncurkan paket TABUNGANKU di semua bank, yang bisa ditabung mulai dari Rp. 10.000. (Masihkah sulit? Kemudian yang lebih parahnya lagi, sudah tidak ada uang malah mengutang u beli rokok, jilbab dan lain. 

Setiap kita punya persoalan keuangan dan cara pengelolaan yang berbeda. Hanya diri kita sendiri yang tau bagaimana dan kemana sebenarnya keuangan itu diperoleh. Mulailah untuk memilih dan memilah hal-hal yang penting...

The good things will not come twice

Homedecor Ala Seri's Choice

Bagi pencinta drama korea, tentu drama seri Crash Landing On You (CLOY) meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi pecinta drama te...