Monday, December 17, 2012

Asset Cinta

Apa yang saya dapat saya lakukan bila seorang teman mengatakan bahwa calon pendamping hidupnya merupakan asset yang begitu berharga. Atau seorang teman lagi memasang dua kalau-kalau tidak berjodoh dengan satunya, Ia punya ban serap sehingga Ia tak perlu repot mencari yang lain karena ia punya cadangannya.
Saya hanya bersedih begitu mendengar seorang teman menceritakan itu pada saya. Berita itu meninggalkan sesuatu hal yang begitu mendalam. Mengapa ya mereka tega melakukan itu?
Bagaimana jika mereka diperlakukan seperti itu? Tidakkah mereka merasakan kesedihan yang luarbiasa ternyata secara tidak langsung Ia disia-siakan.
Ketika mendengar berita itu, ingin saya langsung menghampiri teman saya itu dan menyatakan keberatan atas ucapannya itu. Langkah saya terhenti. Untuk apa? Sejauhmana sih kepentingan saya dalam ceritanya itu. Dan sayapun bukan termasuk orang yang diabaikannya itu. Mungkin suatu hari nanti Ia akan menemukan pelajaran atas ucapannya itu. Pikir saya.
Apa yang membuat mereka menjadikan cintanya sebagai asset? Dari berita yang saya dengar, mereka melakukan itu karena pasangan mereka itu memiliki kelebihan hingga merekapun menjadikannya sebagai asset.
Mulanya, saya berpikir mungkin asset yang mereka maksud karena pribadi atau potensi yang dimiliki untuk membangun sebuah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Dugaan saya salah. Potensi itu ternyata potensi duniawi bukan ukhrawi.
Yap! Potensi yang memungkinkan mereka untuk membina rumah tangga dengan materi karena pasangannya itu berlatar pendidikan kedokteran. Ketika saya tahu asset yang dimaksud maka tak heranlah saya.
Banyak orang begitu bangga begitu mendapatkan dokter sebab tentulah mereka berpikir bahwa mereka nantinya tak memiliki kesulitan finansial untuk membangun rumah tangga nantinya.
What is next up? Saya tak tahu karena kabar dua kawan saya tersebut belum menikah. Maybe, one day. Rasanya ingin saja saya mengungkapkan keberatan saya atau mungkin sekedar memberikan dia pesan apa yang disampaikan Rasulullah dulunya. Kita Cuma butuh agamanya untuk memilih seorang bukan hartanya. Saya khawatir bila harta tetap menjadi alasan kawan saya menikah. Bagaimana bila di tengah jalan Allah berbicara lain? Wallahu’alam

Homedecor Ala Seri's Choice

Bagi pencinta drama korea, tentu drama seri Crash Landing On You (CLOY) meninggalkan kesan yang begitu mendalam bagi pecinta drama te...