Ini berita yang sudah beberapa lalu menghias beberapa media cetak di Aceh. Tapi masih hangat dibicarakan hingga sekarang.
Tapi senang sekali dengan keputusan Gubernur Irwandi.
Tahukan tentang deklarasi gubernur tersebut. Jeda penebangan. Intinya pemerintah melarang menebangan hutan Aceh dalam jangka waktu terntu. Hutan Aceh semakin menipis. Ingatkan banjir besar tahun yang lalu. Semua itu akibat dari penebangan hutan selama ini. Belum lagi banjir bandang dan musibah lainnya karena hutan yang mulai punah. Pernah dengar cerita tentang Gajah merusak rumah penduduk. Semua ini dikarena tempat tinggalnya dirusak oleh banyak orang yang tak bertanggung jawab.
Kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di acehkita.com, konsep
moratorium ini sudah dimatangkan melalui berbagai
diskusi dan pembahasan yang intensif. “Sangat
menyedihkan bagi kita bahwa sudah banyak bencana alam
yang kita rasakan akibat gundulnya hutan, selain itu
satwa pun mulai berebutan mencari makan dengan
manusia,” ujar Irwandi.
Dalam catatan Walhi, setiap tahunnya Indonesia
kehilangan hutan lebih dari dua juta hektar. Aceh
sendiri kehilangan dua kali lapangan bola setiap
harinya, atau setara dengan 20.796 hektar.
kehilangan hutan lebih dari dua juta hektar. Aceh
sendiri kehilangan dua kali lapangan bola setiap
harinya, atau setara dengan 20.796 hektar.
Para
aktivis lingkungan meminta pada gubernur ini, jeda penebangan itu
dilakukan hingga 15 tahun yang akan datang. Menurut mereka ini adalah
tempo waktu yang paling baik untuk menyehatkan hutan kembali. Amin
Nah,
kalau melihat ada penebangan hutan lagi. Lapor aja sama gubernur ini.
Mudah-mudahan dia konsisten dengan apa yang dibicarakan.